Kamis, 15 Desember 2016

WASPADA TERHADAP DAJJAL !!

DIRIWAYATKAN oleh An-Nawwas ibn Sam’an : “Dia, yang hidup dan melihatnya (Dajjal) harus membacakan di depannya ayat-ayat pembukaan Surat Al Kahfi,” (HR Muslim).
Diriwayatkan oleh Abu Umamah al-Bahili : “Barangsiapa memasuki nerakanya (Dajjal), mintalah pertolongan Allah dan bacakan ayat pembukaan Surat Al Kahfi, dan hal ini akan mendinginkan dan mendamaikannya, seperti api menjadi dingin terhadap Ibrahim,” (HR Ibnu Katsir).
Tanda-tanda dan rahasia Hari Akhir
Satu alasan mengapa Rasulullah SAW menganjurkan orang-orang beriman membaca Surat Al Kahfi saat Dajjal mencoba membujuk rayu adalah karena surat ini berisi isyarat penting mengenai Hari Akhir, seperti berbagai hal yang dibutuhkan untuk bertahan dan memerangi Dajjal, dan gerakan-gerakan anti-agama yang menimbulkan berbagai kejahatan atas kemanusiaan, yang ingin disebarkan oleh Dajjal ke seluruh dunia.
Surat Al Kahfi ini juga berisi berbagai pelajaran bagi kaum Muslimin.
Anjuran Rasulullah SAW untuk menghapalkan dan membaca surat ini dengan penuh perhatian adalah suatu isyarat kuat tentang hal ini. Seperti kita akan lihat di seluruh bab ini, pengalaman Ashabul Kahfi yang tinggal di sebuah masyarakat yang kafir, pelajaran bahwa Musa AS belajar dari Khidr, dan pemerintahan di atas dunia yang didirikan oleh Dzulkarnain AS agar dapat menyebarkan nilai-nilai Islam, adalah perkara-perkara yang perlu direnungkan oleh orang-orang beriman.
Lalu orang seperti apa yang sangat disukai oleh Dajjal? Dan tanpa disadari ia sudah ditandai oleh Dajjal di hati-nya?

1. Orang yang apabila kumandang adzan terdengar, ia mengacuhkannya.
2. Orang yang apabila dinasihati atau diberitahukan mengenai rencana-rencana Dajjal di dunia sebelum ia datang, dia tidak peduli.
 
Dajjal tidak langsung tiba-tiba datang, Atas Izin Allah SWT ia mempersiapkan semuanya dengan bantuan para pengikutnya (Freemasonry – illuminati) agar semakin banyak manusia yang akan menjadi pengikutnya. Dan jika seseorang sudah tahu mengenai rencana Dajjal ini, Dajjal sudah melihat-nya dan menandai hatinya.
Ini sesuai dengan doa Dajjal kepada allah swt yang kelak akan di kabulkan:”Ya rabb berikanlah aku kemampuan untuk menurunkan hujan, menghidupkan orang yang sudah mati, menyembuhkan penyakit yang ada di dunia, menyuburkan tanaman dan memperlihatkan surga dan neraka kepada manusia kelak,,, yang sesungguhnya surga ku adalah neraka-mu dan nerakaku adalah surga-mu ya Rabb agar aku bisa menguji keimanan manusia kelak….”
Wallahu Alam Bish Showab

Pentingnya Iman untuk diri kita

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Allah SWT berfirman:

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْۤا اِنْ تَـنْصُرُوا اللّٰهَ يَنْصُرْكُمْ وَيُثَبِّتْ اَقْدَامَكُمْ

"Wahai orang-orang yang beriman! Jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu."

(QS. Muhammad: Ayat 7)

Dari penggalan ayat diatas kita dapat belajar sesungguhnya jika kita rela dan ikhlas untuk menolong, melindungi serta membetengi agama Allah maka Allah akan memberikan pertolongan yang setimpal untuknya.

dalam konteks pengertian ayat diatas ada ucapan Ya Ayyuhaladzi na'ammanu "wahai orang orang yang beriman", pada dasarnya hanya orang orang yang berimanlah yang akan dan mau bersedia untuk selalu menolong agama Allah SWT lain dengan orang orang munafiq.

Dan apabila ada seorang muslim yang tak sedikitpun mau untuk menolong agama Allah maka dia bukanlah orang yang beriman serta bertawakal kepada Allah SWT.

Lalu bagaimana caranya kita agar beriman kepada Allah ?

Allah selalu memberi kemudahan bagi kita semua agar kita dapat beriman kepadaNya, Allah juga telah memberikan kita isyarat dengan adanya rukun iman yang diantaranya :

1. Iman kepada Allah
2. Iman kepada Malaikat
3. Iman kepada Rasul
4. Iman kepada kitab suci Al Quran
5. Iman kepada Hari kiamat, dan
6. Iman kepada Qodo dan Qodar

1. Iman kepada Allah

Bagaimana cara kita untuk beriman kepada Allah ? Caranya adalah kita harus menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangannya (amar maruf dan nahi mungkar) jangan pernah kita ingkari apa apa saja yang sudah diwajibkan oleh Allah SWT selama kita hidup di dunia ini agar tak menyesal kelak di hari akhir.

2. Iman kepada Malaikat

Cara untuk beriman kepada malaikat, percaya bahwa malaikat itu telah mendapatkan tugas tugas dari Allah SWT, dan kita harus mengetahui apa saja tiap tiap tugas daripada malaikat yang telah diberikan oleh Allah SWT.

3. Iman kepada Rasul

Rasul adalah Utusan, dan mereka telah diutus oleh Allah untuk menjadi seorang Nabi, maka mereka yang telah diutus oleh Allah untuk menjadi Nabi patut harus kita ketahui dan kita percayai.

4. Iman kepada Kitab Suci Al Quran

Bacalah Al Quranmu, jangan kamu jadikan Al Quran hanya sebatas penghias rumahmu sesungguhnya Al Quran bisa menyelamatkan kita dari panasnya api neraka ketika kita mau untuk selalu membaca, memahami bahkan menghafal Al Quran maka disitulah kita telah beriman kepada Al Quran.

5. Iman kepada Hari kiamat

Percaya dengan adanya dan datangnya hari kiamat meskipun kita tak pernah tau kapan akan datangnya hari kiamat, karna sesungguhnya kiamat itu benar dan memang akan terjadi.

6. Iman kepada Qodo dan Qodar

Percaya dengan takdir yang telah diberikan oleh Allah dan jangan sekalipun takabur masalah takdir serta bersyukurlah selalu atas qodratmu yang telah diberikan oleh Allah SWT.

Dengan kita memahami keenam rukun iman tersebut maka barulah kita bisa menjadi orang yang beriman, jangan pernah menyerah untuk selalu berusaha bisa menjadi orang yang beriman karna sesungguhnya hanya iman kitalah yang mampu untuk menolong kita di hari penghisaban kelak.

Wabilahi taufiq wal hidayah
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Kisah Cinta Ali dan Fatimah Yang Luar Biasa

Cinta Ali dan Fatimah luar biasa indah, terjaga kerahasiaanya dalam sikap, ekspresi, dan kata, hingga akhirnya Allah menyatukan mereka dalam suatu pernikahan. Konon saking rahasianya, setan saja tidak tahu menahu soal cinta di antara mereka. SubhanAllah.

Ali terpesona pada Fatimah sejak lama, disebabkan oleh kesantunan, ibadah, kecekatan kerja, dan paras putri kesayangan Rasulullah SAW itu. Ia pernah tertohok dua kali saat Abu Bakar dan Umar ibn Khattab melamar Fatimah sementara dirinya belum siap untuk melakukannya. Namun kesabarannya berbuah manis, lamaran kedua orang sahabat yang tak diragukan lagi kesolehan-nya tersebut ternyata ditolak Rasulullah SAW. Akhirnya Ali memberanikan diri. Dan ternyata lamarannya kepada Fatimah yang hanya bermodal baju besi diterima.

Di sisi lain, Fatimah ternyata telah memendam cintanya kepada Ali sejak lama. Dalam suatu riwayat dikisahkan bahwa suatu hari setelah kedua menikah, Fatimah berkata kepada Ali: “Maafkan aku, karena sebelum menikah denganmu. Aku pernah satu kali merasakan jatuh cinta pada seorang pemuda dan aku ingin menikah dengannya.” Ali pun bertanya mengapa ia tetap mau menikah dengannya dan apakah Fatimah menyesal menikah dengannya. Sambil tersenyum Fathimah menjawab, “Pemuda itu adalah dirimu.” SubhanAllah

Rabu, 14 Desember 2016

Pembukaan

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Alhamdulillah segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam dan tak lupa shalawat serta salam kami junjungkan kepada Nabi Besar akhirul anbiya Sayyidina Rasulillah Muhammad SAW semoga aku dan kalian mendapatkan syafaatnya kelak di yaumil qiyamah, aamiin ya rabbal alaamiin.

Atas izin Allah SWT alhmadulillah kami bisa membuat blogger atau panutan ilmu didalam jejaring sosial media melalui blog ini. blog ini kami ciptakan dan kami buat untuk bisa mengembangkan dan menimba ilmu agama dan saling bisa bersilaturahmi antar sesama umat.

kami Majelis Rasulullah SAW Rawalumbu Bekasi Timur memiliki agenda agenda pengajian yang nantinya Insya Allah akan kami share di blog ini sebagai bentuk undangan dan pengumuman tiap tiap acara pengajian atau tabligh tabligh lainnya.

tak banyak kata dan ucapan kami sampaikan disini melainkan harapan doa dari kalian semua agar blog ini bisa menjadi manfaat ummat dan seluruh muslimin se Rawalumbu, Bekasi bahkan setanah air indonesia.

 sekian terimakasih pembukaan dari kami.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.